Sejarah

Haji

Kajian

Ijin

Umrah

Alumni

Cinderamata

Berita

Recent Posts

Kamis, 08 Agustus 2019

Mengenal Orang-orang Batak yang Naik Haji Sebelum Kemerdekaan







KH Zainul Arifn Pohan


PHA3M -- Orang-orang Batak sudah menunaikan ibdah haji jauh sebelum Indonesia merdeka. Berikut cerinya:


 Pada 1955 seorang Tokoh Batak bermarga Pohan yg jg pernah menjadi Wakil Perdana Menteri menunaikan ibadah haji ke Mekkah..

Mgkn dia merupakan salah satu orang Batak pertama yang naik haji selevel Menteri paska Indonesia merdeka.. Namanaya KH Zainul Arifin Pohan

Sebelum kemerdekaan, banyak tokoh Batak naik haji. Diantara yg tercatat seperti Syeikh Abdul Muthalib Lubis (ke mekkah 1864), Tuan Guru Ahmad Zein Barumun (ke mekkah tahun 1869), Syeikh Ja'far Hasan Tanjung (ke mekkah tahun 1904)..

Nb: Sisingamangaraja XII lahir tahun 1849 dan gugur tahun 1907 dan menjadi Raja tahun 1867. besar kemungkinan tokoh2 syeikh di atas mengenal SM Raja XII atau pernah mendengarnya.
 (*)



Home | UD Paju Marbun | Sultan Group | IMECH | BeritaDekhoCom | TobaPosCom | KBAA

Jumat, 02 Agustus 2019

Jamaah Umrah Kini Boleh Mengunjungi Semua Wilayah Arab Saudi

ilustrasi






PHA3M --  Jamaah umrah kini boleh bepergian ke seluruh wilayah Arab Saudi selama mereka tinggal di negara itu. Keputusan ini dikeluarkan Dewan Kabibet  Arab Saudi yang kepalai Raja Salman bin Abdulazis al-Saud pada Selasa, 16 Juli kemarin.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya jamaah umrah hanya boleh berkunjung ke tiga kota saja, yaitu Makkah, Madinah, dan Jeddah. Dengan dikeluarkannya keputusan itu, maka para jamaah umrah bebas berkunjung ke kota-kota Saudi lainnya, termasuk mengunjungi situs-situs bersejarah dan wisata.

Seperti dilaporkan Arab News, Selasa (16/7), kebijakan ini dikeluarkan otoritas Arab Saudi sebagai rencana untuk meningkatkan sektor ekonomi dan pariwisata. Kepala Perencana dan Perancang Strategi di Kementerian Haji dan Umrah, Amr al-Maddah mengatakan, pihaknya ingin memperkaya pengalaman para jamaah umrah selama mereka berada di Arab Saudi.

“Kami ingin memperkaya pengalaman para peziarah dan memfasilitasi kedatangan mereka. Bepergian keliling Kerajaan adalah kesempatan bagi peziarah untuk mengunjungi situs budaya dan wisata,” kata al-Maddah.

Dikatakan al-Maddah, para jamaah umrah juga diizinkan untuk datang melalui jalur laut. Mereka akan difasilitasi dengan baik. Tidak lain, ini merupakan upaya untuk menerima jamaah haji dengan kapasitasn yang lebih banyak lagi.

Diperkirakan, sekitar delapan juta jamaah akan datang ke Arab Saudi tahun ini untuk melaksanakan ibadah umrah. Keputusan otoritas Saudi tersebut diharapkan bisa membuat mereka mendapatkan pengalaman lebih banyak selama tinggal di wilayah Kerajaan, termasuk berkunjung ke situs sejarah, tempat wisata, dan pusat perbelanjaan.

Dulu jamaah umrah harus mengubah visa mereka ke visa turis –dengan syarat mereka terdaftar dengan program pariwisata- jika ingin berkunjung ke luar tiga kota tersebut. Akan tetapi, sekarang hal itu tidak lagi menjadi persyaratan lagi. Menurut al-Maddah, langkah ini merupakan rencana untuk menyukseskan Visi 2030 Arab Saudi. (sumber)

Home | UD Paju Marbun | Sultan Group | IMECH | BeritaDekhoCom | TobaPosCom | KBAA

Minggu, 07 Juli 2019

Kemenhub Berharap Semua Pesawat Operasional Haji Harus Laik Terbang









ilustrasi
PHA3M --  Kementerian Perhubungan memastikan seluruh pesawat operasional penerbangan haji tahun 2019 sudah melalui uji kelaikan dan lulus. Dengan demikian pesawat dan jemaah haji diharapkan tiba di Arab Saudi dengan aman tanpa ada kendala.

"Suatu keharusan bahwa semua pesawat operasional termasuk untuk haji tahun ini laik terbang setelah melalui cek kelaikan udara," kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Polana Pramesti, di Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati, Jawa Barat, Sabtu, 6 Juli 2019.

Polana berada di Bandara Kertajati mendampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang meninjau kesiapan dan operasional bandara tersebut. Ada juga Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi dan Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin.

Polana mengatakan, Kementerian Perhubungan akan terus melakukan uji kelaikan udara terhadap seluruh pesawat yang akan digunakan untuk operasional haji untuk memastikan laik dan aman dipergunakan.

Maskapai PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menyiapkan 14 unit pesawatnya untuk operasional penerbangan haji tahun 2019 yang akan mengangkut 111.071 jemaah haji asal Indonesia.

Para jemaah tersebut akan diterbangkan dengan 14 pesawat Garuda Indonesia, di antaranya adalah pesawat jenis Boeing 777 (kapasitas 393 tempat duduk), Airbus 330 (kapasitas 360 tempat duduk) dan Boeing 744 (kapasitas 455 tempat duduk).

Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara mengatakan, Garuda Indonesia Group telah melakukan berbagai upaya persiapan seperti persiapan dan perawatan armada, sistem ground handling, layanan in flight catering, juga termasuk persiapan awak kabin dan pilot yang akan bertugas selama periode penerbangan haji.

Penerbangan fase keberangkatan rencananya akan dimulai pada tanggal 7 Juli 2019 sampai dengan 5 Agustus 2019. Gelombang 1 fase keberangkatan tersebut akan diberangkatkan menuju Madinah dari tanggal 7 Juli 2019 sampai dengan 19 Juli 2019.

Sedangkan gelombang 2 fase keberangkatan akan diberangkatkan menuju Jeddah pada tanggal 20 Juli 2019 sampai dengan 5 Agustus 2019. Adapun untuk penerbangan fase kepulangan akan dimulai dari tanggal 17 Agustus 2019 sampai dengan 15 September 2019.

Gelombang 1 fase kepulangan tersebut akan diberangkatkan dari Jeddah dari tanggal 17 Agustus 2019 sampai dengan 29 September 2019. Sedangkan gelombang 2 fase kepulangan akan diberangkatkan dari Madinah pada tanggal 30 Agustus 2019 sampai dengan 15 September 2019.

Pada penerbangan haji tahun 2019/1440 H ini, Garuda Indonesia akan menerbangkan sebanyak 111.071 jemaah yang tergabung dalam 284 kelompok terbang (kloter) dari 9 embarkasi haji.

Kesembilan embarkasi ini, yaitu Banda Aceh (4.711 jemaah), embarkasi Medan (8.641 jemaah), embarkasi Padang (7.035 jemaah), embarkasi Jakarta (19.650 jemaah), embarkasi Solo (34.882 jemaah), embarkasi Balikpapan (6.825 jemaah), embarkasi Makassar (18.190 jemaah) dan embarkasi Lombok (4.967 jemaah). (*)

Home | UD Paju Marbun | Sultan Group | IMECH | BeritaDekhoCom | TobaPosCom | KBAA

Featured News

Don't miss new info's

Subscribe here to get our newsletter in your inbox, it is safe and EASY!

PHA3M Home | UD Paju Marbun | Sultan Group | IMECH | BeritaDekhoCom | TobaPosCom | © 2014 - Designed by Templateism.com, Distributed By Templatelib