Sejarah

Haji

Kajian

Ijin

Umrah

Alumni

Cinderamata

Berita

Recent Posts

Rabu, 18 Januari 2017

Capai Rp. 75-100 T, #Investasi #Dana #Haji akan Dikelola #Profesional oleh BPKH untuk Tiga Hal Ini







PHA3M -- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan dana haji selama ini tidak pernah digunakan untuk pembiayaan infrastruktur.

"Selama ini tidak ada dana haji untuk infrastruktur tapi untuk tiga hal," kata Lukman di kawasan gedung parlemen, Jakarta, Selasa, dilaporkan arah.com.

Dia mengatakan tiga hal itu di antaranya dana haji untuk pengembangan investasi lewat di Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), Surat Utang Negara (SUN) dan deposito berjangka syariah.

Investasi itu, kata Lukman, nantinya akan dikelola oleh BPKH yang memiliki mandat untuk mengelola dana haji di ranah syariah bukan konvensional.

"Kami dalam posisi memberikan kewenangan sepenuhnya kepada BPKH. Mereka mendapat mandat untuk meninvestasikan dana ke bentuk investasi yang seperti apa, kami percayakan," kata Menag dikutip antara.

Dengan tiga skema investasi untuk dana haji itu, kata dia, maka dana tersebut akan aman, memiliki nilai manfaat dan mempunyai tingkat likuidasi yang baik.

Lewat penempatan di tiga skema itu, lanjut Lukman, dana terjamin keamanannya karena nilainya tidak berkurang tapi memberi manfaat.

Terkait hukum syariah untuk investasi dana haji, Lukman menyerahkan hal tersebut kepada ulama yang memiliki kewenangan menentukan hukum pengembangan uang jamaah tersebut.

Seperti diketahui, jumlah dana abadi umat, atau dana haji mencapai Rp. 75-100 triliun.(*)

Home | UD Paju Marbun | Sultan Group | IMECH | BeritaDekhoCom | TobaPosCom | KBAA

Rabu, 11 Januari 2017

@Jokowi: Alhamdulillah #Indonesia dapat Tambahan Kuota #Haji










PHA3M --  Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka Jakarta, Rabu, menyampaikan kuota haji RI 2017 naik 52.000 dari 168.800 pada 2016 menjadi 221.000 orang.

"Selain pengembalian kuota menjadi sebesar 211.000, Pemerintah Arab Saudi juga menyetujui permintaan tambahan kuota untuk Indonesia sebesar 10.000," kata Jokowi dalam jumpa pers bersama Menag Lukman Hakim Saifuddin, Menlu Retno Marsudi dan Mensesneg Pratikno.

Presiden menjelaskan total kenaikan kuota haji untuk Indonesia 2017 mencapai 52.000 dibanding 2016 sebesar 168.800 menjadi 221.000 orang.

Jokowi menyebutkan kenaikan kuota haji itu merupakan tindak lanjut dari kunjungan dirinya ke Arab Saudi pada September 2015 dan pertemuannya dengan Deputi Kerajaan Arab Saudi di Hangzhou pada September 2016.

"Dari pertemuan itu, saya telah meminta kepada Menag dan Menlu untuk melakukan pembicaraan lanjutan," kata Presiden.

Kepala Negara menyebutkan dari proses pembahasan tindak lanjut itu, Pemerintah Arab Saudi dalam hal ini Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi telah memutuskan untuk mengembalikan kuota normal haji bagi Indonesia dari 168.800 menjadi 211.000 untuk tahun 2017. Kemudian ada tambahan kuota 10.000 menjadi 221.000.

Presiden menyebutkan sejak 2013 jumlah jamaah haji Indonesia dan lainya mengalami pemotongan 20 persen karena perluasan pembangunan fasilitas di Masjidil Haram Mekkah.

"Indonesia menyampaikan penghargaan tinggi kepada Pemerintah Arab Saudi yang telah memberi tambahan kuota haji kepada Indonesia," kata Presiden.

Menurut Presiden, penghargaan dan apresiasi juga disampaikan atas upaya Pemerintah Arab Saudi dalam meningkatkan kualitas layanan haji termasuk jamaah haji dari Indonesia.

"Dengan sudah adanya keputusan ini maka persiapan haji 2017 sudah bisa dapat dilakukan sejak dini," kata Presiden.

Presiden juga mendapat informasi mengenai rencana kunjungan Raja Arab Saudi ke Indonesia pada Maret 2017. "Tentunya kita menyambut baik rencana tersebut," kata Jokowi. (*)




Home | UD Paju Marbun | Sultan Group | IMECH | BeritaDekhoCom | TobaPosCom | KBAA

Selasa, 10 Januari 2017

Minat Investasi di Wisata Haji dan Umrah Naik, Profit Tinggi?










PHA3M -- Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Abdul Djamil menyatakan, "syahwat"atau nafsu mendirikan biro penyelenggaraan atau travel haji khusus dewasa ini makin meninggi namun belum diiringi dengan pelayanan prima.

Sekarang ini sudah 640 travel penyelenggara haji khusus dan umrah, namun "syahwat" permintaan untuk mendirikan travel baru tetap tinggi, kata Abdul Djamil ketika membuka pertemuan Asosiasi Penyelenggara Haji Umrah dan Inbound Indonesia (Asphurindo) di Bogor, Selasa.

"Di meja saya banyak permintaan untuk izin mendirikan travel," ia menjelaskan dilaporkan antaranews.com.

Djamil menyatakan, masih ada penyelenggara umrah bekerja jauh dari profesional. Kasus 1.000 jemaah umrah terlantar di Mekkah baru-baru ini adalah salah salah satu contohnya. Masih banyak kasus lainnya.

Ditjen PHU terus memantau jemaah umrah yang terlantar. Pihak penyelenggara diminta harus bertanggung jawab dan dapat memulangkan jemaah sebagaimana mestinya.

Dari hasil pemantauannya, kini sudah ada jemaah yang sudah kembali ke Tanah Air. Meski begitu, belum seluruhnya masih tersisa di Mekkah. "Kita akan pantau terus," katanya.

Terkait sanksi bagi penyelenggara umrah yang menelantarkan jemaahnya, ia mengatakan, hingga kini pihak Ditjen PHU masih fokos kepada pemulangan jemaah.

"Itu soal lain dan pasti ditangani," ujarnya.

Travel umrah diminta profesional. Harus mampu membaca trend pasar. Keselamatan dan kenyamanan jemaah harus diperhatikan dan mendapat prioritas utama, pinta Djamil.

Ia mengaku tidak akan ragu melaporkan travel umrah yang menelantarkan jemaahnya ke pihak Bareskrim Polri. Untuk itu pihak travel harus mengedepankan pelayanan. Jangan melempar batu sembunyi tangan.

Dalam kesempatan itu ia juga minta para asosiasi penyelenggara haji khusus dan umrah hendaknya proaktif ikut mengatasi berbagai persoalan jika mendapati anggotanya berlaku tidak profesional. (*)

Home | UD Paju Marbun | Sultan Group | IMECH | BeritaDekhoCom | TobaPosCom | KBAA

Featured News

Don't miss new info's

Subscribe here to get our newsletter in your inbox, it is safe and EASY!

PHA3M Home | UD Paju Marbun | Sultan Group | IMECH | BeritaDekhoCom | TobaPosCom | © 2014 - Designed by Templateism.com, Distributed By Templatelib