Tampilkan postingan dengan label berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berita. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 Desember 2019

Ridwan Kamil Launching Sadesha, Satu Desa Satu Hafidz







ilustrasi
PHA3M --   Sebanyak 1.500 hafiz dan hafizah perwakilan dari 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat, dilepas Gubernur Ridwan Kamil. Pelepasan ditandai penyematan rompi oleh gubernur kepada perwakilan hafiz di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (5/12). (baca)

Ribuan hafiz dan hafizah tersebut mengemban tugas untuk melatih warga desa menjadi penghafal Alquran. Kegiatan tersebut merupakan rogram Satu Desa Satu Hafidz (Sadesha) yang dicanangkan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat (Pemdaprov Jabar)

Menurut Ridwan Kamil, Pemdaprov Jabar terus berupaya mewujudkan satu hafiz di 5.312 desa yang ada di Jawa Barat. Targetnya, semua desa di Jawa Barat memiliki minimal satu hafidz/hafidzah pada 2023 mendatang.

“Melalui program Sadesha ini, tahun 2023 nanti tidak boleh ada desa di Jawa Barat yang tidak punya penghafal Alquran,” tuturnya.

Dia mengatakan, selain mencetak penghafal di desa, para hafiz/ hafizah juga diberikan tugas untuk memberikan pemahaman tentang Alquran yang komprehensif, pemahaman agama dan menangkal paham radikalisme.

“Tujuan program Sadesha ini juga untuk memberantas buta huruf Alquran di Jawa Barat. Ini baru ada pertama kalinya di Indonesia,” kata pria yang biasa disapa Emil ini.

Kemudian, lanjut Emil, program Sadesha juga sejalan dengan visi pemerintah pusat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). “Peningkatan kualitas SDM tak hanya mengenai teknologi dan pendidikan, tapi juga keagamaan juga perlu ditingkatkan,” imbuhnya.

Perlu diketahui, program Sadesha merupakan salah satu visi Pemdaprov Jabar. Program keumatan lainnya yakni Magrib Mengaji, Subuh Berjamaah Keliling, Zakat Digital, One Pesantren One Product (OPOP), English for Ulama, Dakwah Digital, serta Perda Pesantren.

“Sesuai visi misi kami, Jabar Juara Lahir dan Batin. Tidak hanya pembangunan fisik yang kita kejar tapi masyarakat Jawa Barat juga harus religius,” tegasnya.

Acara pelepasan 1.500 hafiz/ hafizah ini pun dicatat Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai ‘Pengutusan Hafiz ke Desa Terbanyak’. Piagam penghargaan MURI Nomor 9342/R.MURI/XII/2019, diserahkan langsung kepada gubernur oleh perwakilan MURI.

Ada juga rekor MURI lainnya, yaitu pemecahan khataman Alquran selama 250 kali dalam dua jam oleh 1.500 hafiz/hafizah yang dilakukan sebelum acara pelepasan.
Adapun 1.500 hafiz/hafizah ini diseleksi terlebih dahulu oleh Jam’iyyatul Qurrra wal-Huffazh (JQH), sebuah organisasi para pembaca dan penghafal Alquran di bawah naungan Nahdlatul Ulama yang diberikan wewenang oleh Pemdaprov Jabar.

Ketua JQH Jawa Barat, Cecep Abdullah memuji program Sadesha yang digagas Gubernur Jabar, Ridwan Kamil. Dia mengaku siap diberikan target untuk mencetak 5.312 hafiz Alquran sesuai jumlah desa di Jabar.

“Sadesha berawal dari ide brilian Kang Emil yang bermaksud memuliakan para hafidz dan beliau mengamanatkan ke kami ide tersebut,” singkatnya.  (*)

Home | UD Paju Marbun | Sultan Group | IMECH | BeritaDekhoCom | TobaPosCom | KBAA

Minggu, 24 Juni 2018

Alhamdulillah, Pemerintah dan Kemenhub Mulai Tata Transportasi Air #DanauToba #SinarBangun #SumutBerduka #PrayforDanauToba





PHA3M -- Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan mulai menata dan merapikan sarana transportasi air di Danau Toba, Sumatera Utara, menyusul tenggelamnya KM Sinar Bangun baru-baru ini.

Menurut laporan CNN Indonesia berikut, langkah yang dilakukan termasuk pembagian baju pelampung gratis, penertiban kursi, ventilasi kapal yang beroperasi dan lain sebagainya.

Baca: Ulama dan Tokoh Masyarakat Batak Berdoa untuk Korban KM Sinar Bangun

Kemenhub juga akan mewajibkan penumpang untuk mengenakan baju pelampung sebelum memberi izin kapal berangkat dari pelabuhan.

Baca: Menteri Idrus Marham Temui Korban KM Sinar Bangun

Lihat video selengkapnya:

Home | UD Paju Marbun | Sultan Group | IMECH | BeritaDekhoCom | TobaPosCom | KBAA

Minggu, 17 Juni 2018

Menjadikan Momen Idul Fitri Menjadi 'Pesantren' Lebaran









ilustrasi
PHA3M -- Banyak masyarakat yang mudik dan pulang kampung di Lebaran 2018 ini. Hal itu karena liburan kali ini cukup panjang.

Pada masyarakat Batak yang mudik Idul Fitri, hal ini menjadi momen tepat untuk mengadakan berbagai kegiatan 'pesantren' lebaran di kampung halaman.

Momen berkumpul anggota keluarga besar (saoppu) dijadikan untuk saling sharing pengalaman, berbagai tausiyah dan lain sebagainya. (lihat di sini contoh jadwal kegiatan Pesantren Saoppu mengadopsi acara Pesantren Kilat)

Biasanya juga akan diikuti dengan kegiatan takbiran dan wisata bersama ke berbagai tempat bersejarah.  (*)

Home | UD Paju Marbun | Sultan Group | IMECH | BeritaDekhoCom | TobaPosCom | KBAA

Rabu, 21 Maret 2018

Ketika Pengusaha Katering Haji Hadiri Pameran Kuliner Indonesia di Jeddah











PHA3M -- Konsulat Jenderal Indonesia atau KJRI Jeddah menggelar pameran produk-produk Indonesia selama tiga hari di Arab Saudi, yang digelar sejak Senin, 12 Maret 2018. Pameran ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas jasa katering kepada jamaah haji yang menyajikan menu-menu masakan Indonesia.

“Saya ingin jamaah haji kita bisa menikmati masakan cita rasa Indonesia, jadi mereka tidak merasa jauh dari rumah,” kata Mohamad Hery Saripudin, Konsul Jenderal Jeddah, seperti dikutip dari Saudigazette.com.sa, Rabu, 13 Maret 2018

Hery mengatakan penyelenggaraan pameran ini bagian dari instruksi Presiden Joko Widodo dan sejalan dengan harapan Menteri Agama Indonesia, Lukman Hakim Saefuddin, yang ingin aktivitas para jamaah haji dan umrah dari Indonesia bisa dimanfaatkan untuk membantu mendorong ekspor Indonesia.   

Pameran produk-produk Indonesia selama tiga hari ini juga mempertemukan para eksportir dan distributor produk-produk Indonesia dengan para pengelola jasa katering di Arab Saudi agar bisa meningkatkan kualitas jasa katering mereka, yang menyajikan menu masakan Indonesia.   

Jumlah jamaah haji Indonesia terbanyak setiap tahunnya. Pada pelaksanaan haji 2018, diperkirakan 221.000 calon jamaah haji akan diberangkatkan.

Berdasarkan fakta itu, Hery menekankan penting bagi pemerintah Indonesia memastikan para jamaah mendapatkan makanan sehat dan bergizi sesuai dengan lidah Indonesia. Kondisi ini akan berdampak pada kenyamanan para jamaah selama mereka tinggal di Mekah dan Madinah sehingga mereka bisa beribadah dengan khusuk.  (sumber)

Home | UD Paju Marbun | Sultan Group | IMECH | BeritaDekhoCom | TobaPosCom | KBAA

Kamis, 01 Februari 2018

India Kembali Buka Jalur Haji dari Laut










PHA3M --   Jamaah haji asal India mulai tahun ini kembali dapat memilih rute perjalanan melalui jalur laut untuk menuju ke tanah suci.

Pemerintah Arab Saudi dan India telah sepakat untuk membuka kembali rute perjalanan kapal dari pelabuhan India ke Jeddah yang telah ditutup selama 22 tahun.

India sebagai negara dengan pemeluk agama Islam terbesar kedua di dunia memang sempat memberangkatkan jamaah haji melalui laut sebelum dihapuskan pemerintah pada 1995.

Saat itu perjalanan kapal dari Mumbai menuju Jeddah dapat memakan waktu hingga 12 hari. Bahkan tak jarang harus menghadapi cuaca buruk di tengah laut.

Namun kini, sejumlah kapal pesiar dengan fasilitas modern siap diberangkatkan dari pelabuhan Mumbai, Kolkata dan Kochi dengan waktu perjalanan hanya 2-3 hari.

Sekali pemberangkatan, kapal pesiar haji dapat membawa hingga 5.000 jamaah.

Menteri Urusan Minoritas India Mukhtar Abbas Naqvi telah mengumumkan kembali dibukanya pemberangkatan jamaah haji melalui jalur laut tersebut yang juga akan menekan biaya perjalanan hingga 50 persen.

"Ini adalah langkah yang revolusioner dan ramah terhadap para jamaah haji," kata Naqvi dilansir Al Arabiya, Rabu (10/1/2018).

Selama berabad-abad sebelumnya, India memberangkatkan jamaah haji melalui jalur laut dan darat dengan melewati Pakistan dan Iran.

Namun jumlah jamaah yang berangkat menggunakan kapal semakin menurun dari tahun ke tahun, hingga terakhir di tahun 1994 hanya ada 4.700 jamaah.

Akhirnya pada 1995, pemerintah India menghentikan pelayanan pemberangkatan jamaah haji lewat jalur laut, menyisakan pilihan hanya melalui jalur udara.

Akan tetapi jumlah jamaah kembali meningkat dan tahun 2006 mencapai 157.000 jamaah. Bahkan tahun ini Arab Saudi memberi jatah kepada India 170.000 jamaah.  (sumber)

Home | UD Paju Marbun | Sultan Group | IMECH | BeritaDekhoCom | TobaPosCom | KBAA

Minggu, 24 Desember 2017

Wisata Arab Saudi: Situs Arkeologi Berusia 9.000 Tahun di Harrat Khaybar, Madinah










PHA3M --  Ratusan struktur misterius yang disebut sebagai "gerbang" oleh para ahli arkeologi ditemukan di Arab Saudi. Sebutan tersebut mengacu kepada kemiripannnya dengan gerbang model lama yang lazim ada di ladang.

Sebanyak 400 struktur batu itu bertarikh hingga ribuan tahun dan tampak bertebaran di hamparan kubah lava purba, demikian menurut para ahli. Kumpulan-kumpulan bangunan itu ditemukan di Harrat Khaybar, di barat-tengah negeri tersebut.

Dikutip dari livescience.com pada Rabu (18/10/2017), para ahli arkeologi yang terlibat dalam penelitian belum secara pasti mengetahui kegunaan ataupun usia tepatnya gerbang-gerbang tersebut.

Kebanyakan bangunan itu ditemukan berdasarkan citra-citra satelit melalui Google Earth, tapi beberapa di antaranya ada di sisi kubah vulkanik yang dulunya menyemburkan lava basal, demikian diungkapkan oleh para peneliti.

Gerbang-gerbang itu "dibuat dari batu, dinding-dindingnya kasar dan rendah", demikian menurut tulisan profesor David Kennedy dari University of Western Australia dalam jurnal Arabian Archaeology and Epigraphy edisi November.


Menurut pengamatan Kennedy, gerbang-gerbang itu "diduga sebagai struktur tertua buatan manusia di hamparan tersebut".

Bukan hanya tertua, melainkan juga "tidak ada penjelasan gamblang yang bisa disimpulkan tentang kegunaannya".

Diperkirakan Dibangun 9.000 tahun yang lalu (baca)

Beberapa gerbang terkecil membentang sekitar 13 meter, sedangkan yang paling panjang berukuran kira-kira 518 meter. Banyak yang memiliki beberapa dinding batu, yang dalam beberapa kasus, berbentuk persegi panjang.

Beberapa lagi disebut gerbang-gerbang jenis "I" karena hanya memiliki dinding tunggal dengan sejumlah batu-batu di tiap ujungnya.

Kennedy menuliskan, "Hampir semua gerbang ditemukan di lapangan lava gersang yang tidak dapat dihuni karena sedikitnya air atau tumbuhan, yakni tempat-tempat yang sepertinya termasuk di antara yang paling tidak nyaman bagi spesies kita.”



Menurutnya, beberapa ribu tahun lalu kawasan itu lebih ramah bagi kehidupan manusia.

Selain struktur gerbang, ditemukan juga beberapa struktur batu lainnya dalam padang lava tersebut, misalnya beberapa struktur "layang-layang" yang dipakai untuk berburu hewan dan "roda".

Struktur-struktur batu jenis layang-layang, roda, ataupun yang lainnya biasanya ditemukan di atas dinding-dinding bangunan gerbang sehingga gerbang-gerbang itu diduga sudah ada duluan, menurut Kennedy. (sumber)

Home | UD Paju Marbun | Sultan Group | IMECH | BeritaDekhoCom | TobaPosCom | KBAA

Jumat, 22 Desember 2017

Mengenal Amira Tour Umrah dan Haji, Badan Usaha Milik #Pesantren (#BUMP) Al-Ihsan









PHA3M -- Pondok Pesantren Modern Al-Ihsan dalam berkiprah di masyarakat tidak hanya di bidang pendidikan saja, namun juga di bidang Travel Haji dan Umrah yang  diberi nama Amira Tour Umrah dan Haji.

Travel Amira ini milik keluarga pimpinan pesantren KH. U. Muhammad HM, yang sekaligus beliau bertindak sebagai pimpinan travel. Sedangkan operasional harian travel dijalankan oleh salah seorang putranya yang bertindak sebagai wakil pimpinan, yaitu H. Uws Qorni, S.S., M. Pd.

Alhamdulillah, berkat kerja keras diserta dengan do'a dan mujahadah, Amira travel dapat berjalan dengan lancar dan mengalami perkembangan yang cukup pesat. Hal ini dibuktikan dengan terus meningkatnya jumlah jamaah umrah yang berangkat melalui travel ini, dari tahun ke tahun mengalami peningkatan yang cukup pesat. Selama tahun 2010 Amira memberangkatkan jamaah umrah sebanyak 300 jamaah, dan selama tahun 2011 jumlah tersebut meningkat cukup besar menjadi 500 jamaah umrah yang berangkat melalui travel Amira.

Sebagai rasa syukur kepada Allah swt. dan sebagai komitmen pimpinan Amira untuk menyumbangkan sebagian keuntungan Amira kepada pesantren Al-Ihsan, mulai tahun 2011 yang lalu komitmen tersebut diwujudkan dengan memberangkatkan dua orang ustadh/ustadzah pesantren untuk melaksanakan ibadah umrah gratis. Dua orang yang telah diberangkatkan umrah secara gratis tahun 2011 adalah Uts. Drs. Taufiq Rahman, M. Ag. dan Ustadzah  Iim Karimah, S. Pd.

Untuk tahun 2012 ini, Amira juga akan memberangkatkan dua orang ustadh/pegawai pesantren untuk melaksanakan ibadah umrah secara gratis, yaitu ust. Abun Bunyamin, S.Pd.I dan Mang Aye Samsudin ( tukang masak di dapur pesantren), yang keduanya  diberangkat pada tanggal 27 Pebruari 2012.

Bravo Amira Tour, semoga tahun ini dan tahun-tahun yang akan datang, kuantitas jamaah umrah Amira terus bertambah banyak, dan kualitas bimbingan terus mengalami peningkatan. (Baca selanjutnya)

Home | UD Paju Marbun | Sultan Group | IMECH | BeritaDekhoCom | TobaPosCom | KBAA

Senin, 11 Desember 2017

Pengunjung dari Indonesia Termasuk yang Tertinggi ke Yerusalem

PHA3M --  Kota lama Yerusalem nyaris tak pernah sepi dari kunjungan para turis peziarah dari berbagai negara di dunia. Para peziarah yang beragama Islam, Kristen, dan Yahudi, itu mendarat di bandara Ben Gurion, Tel Aviv, dan tak jarang lalu bersama melanjutkan penerbangan menuju Yerusalem.

Lama penerbangan dari Tel Aviv menuju Yerusalem adalah 45 menit. Selain lewat jalur udara, tak sedikit peziarah Muslim yang datang lewt jalur darat. Mereka masuk dari Yordania dan Mesir.

Peziarah muslim kebanyakan datang dari Turki, Indonesia, dan Malaysia. Jumlah turis dari tiga  negara ini mencapai 100 ribu saban tahun. Dalam catatan Kementerian Pariwisata Israel, jumlah keseluruhan peziarah muslim mencapai 115 ribu orang pada 2016. Jadi sebanyak 15 ribu datang dari negara-negara lain.

Para peziarah itu datang, terutama, untuk sholat di masjid Al-Aqsa--tempat suci ke tiga bagi umat Islam setelah Mekah dan Madinah (di Arab Saudi).

Peziarah muslim ini sangat kecil prosentasenya dibading orang asing yang masuk ke Israel untuk berziarah ke Yerusalem. Pada tahun silam, jumlahnya mencapai 3.8 juta orang.Para pekerja menyelsaikan pembersihan bagian-bagian mosaik saat merenovasi yang dilakukan oleh Waqf, badan yang mengawasi tempat-tempat religi di Yerusalem, di Kubah Batu, Kompleks Al Aqsa di Yerusalem, 6 November 2017.

Kaum Muslim memang bagian kecil saja dari pasar pariwisata religius di Tanah Suci Yerusalem ini. Tapi baik Israel maupun Otoritas Palestina di Tepi Barat, berlomba-lomba mengurus kepentingan mereka selama di Yerusalem.

Setiap turis Muslim diperkirakan menghabiskan rata-rata $ 1.133 dalam perjalanan tersebut. Warga Palestina berusaha agar para wisatawan memilih tempat-tempat alternatif Palestina di Yerusalem atau Tepi Barat.

"Kami telah melakukan kampanye kepada perusahaan wisata Turki menawarkan hotel-hotel Palestina di Ramallah, Bethlehem dan Yerusalem. Kami melihat mulai banyak dari mereka memesan kamar di hotel-hotel ini," kata Jereyes Qumseyah, juru bicara Kementerian Pariwisata Palestina.

Dia mengatakan Palestina juga menggelar pameran permanen di konferensi pariwisata di Turki. Qumseyah mengatakan warga Palestina juga menikmati "kesuksesan besar" menggandeng perusahaan tur dari  Malaysia, Indonesia, dan dunia Arab. “Sehingga berhasil menarik lebih banyak peziarah.”

Di luar manfaat ekonomi, orang-orang Palestina melihat kehadiran peziarah muslim itu sebagai penguat simpati pan-Islam untuk membangun Palestina dengan Yerusalem Timur sebagai ibukota.

Ulama senior Palestina, Grand Mufti Mohammad Hussein, sangat optimis dengan peziarah muslim itu. "Semakin banyak umat Islam mengunjungi Al-Aqsa. Mungkin jumlahnya tidak setinggi yang kami harapkan, tapi kami harap mereka meningkat dalam beberapa hari mendatang, " katanya kepada Reuters, Agustus silam..

Seorang pelancong asal Inggris, Adeel Sadiq, mengatakan dia berziarah ke Al Aqsa untuk menunjukkan dukungan kepada rakyat Palestina. Adeel datang bersama 15 orang rekannya.

"Kami ingin menunjukkan dukungan kami kepada rakyat di sini, bahwa Anda tidak sendiri dan Al Masjed Al Aqsa (Masjid Al-Aqsa) adalah untuk semua umat Islam," katanya kepada seorang wartawan Palestina. (sumber)

Home | UD Paju Marbun | Sultan Group | IMECH | BeritaDekhoCom | TobaPosCom | KBAA

Kamis, 07 Desember 2017

Wuih Keren, Badan Pengelola Keuangan Haji Berencana Investasi di Arab Saudi













ilustrasi jemaah haji
PHA3M --  Badan Pengelola Keuangan Haji berencana membangun sejumlah sarana dan prasarana haji di Arab Saudi dengan menggandeng kontraktor nasional.

"Kita akan mengajak kontraktor di Indonesia untuk membangun infrastruktur di Arab. Beberapa kontraktor BUMN kita sudah berpengalaman di sana," kata Kepala BPKH Anggito Abimanyu pada Rabu (6/12).

Menurutnya, membangun sarana dan prasarana di Arab Saudi merupakan keinginan pemerintah sejak lama. Kehadiran BPKH pun dinilai berada dalam momentum tepat untuk merealisasikan keinginan tersebut.

Namun, sampai enam bulan beroperasi, BPKH belum diberi amanah untuk mengelola dana. Dia menyebut kemungkinan dana haji baru diserahkan ke BPKH tahun depan.

"Insya Allah kalau tahun depan diberi amanah mengelola dana, kami akan berlari," kata Anggito.

Pihaknya mengaku saat ini BPKH yang beranggotakan tujuh orang sedang menyiapkan pondasi agar ketika tahun depan beroperasi penuh, dapat mengelola dana haji secara maksimal. Saat ini BPKH tengah fokus menyusun tata kelola guna mendukung gerak lembaga tersebut ke depannya.

Adapun FGD yang digelar kali ini adalah untuk memberi bekal kepada BPKH tentang bagaimana dan di mana investasi dana haji harus dilakukan. Dari situ nanti akan dibuat kebijakan dan SOP investasi.

Anggito mengungkapkan, nantinya BPKH akan bekerja sama dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dan Pembiayaan Investasi Non Anggaran Pemerintah (PINA). Saat ini SMI sudah membuat Renstra (Rencana Strategis) yang menjadi pijakan BPKH untuk melangkah. (sumber)

Home | UD Paju Marbun | Sultan Group | IMECH | BeritaDekhoCom | TobaPosCom | KBAA

Jumat, 27 Oktober 2017

Selain Tambang 'Nabi Sulaiman' di Madinah, Saudi Juga Punya Tambang Emas Terbesar di Mekkah













PHA3M --   Arab Saudi tidak saja kaya dengan minyak, tapi juga tambang lainnya seperti Emas, Titanium serta logam mulia lainnya. 

Selama ini Saudi dikenal memiliki tambang emas mahd adh dhahab (baca) di Madinah. Tambang ini sudah dikelola sejak era Abbasiyah dan dikenal dengan sebutan 'tambang emas Nabi Sulaiman'. Baru-baru ini sebuah tambang baru raksasa ditemukan di Mekkah.


Gubernur Makkah Pangeran Khaled Al-Faisal akan meresmikan tambang emas dan pabrik tambang Al-Duwaihi, serta proyek infrastruktur pertambangan lainnya di wilayah Makkah.

Al-Duwaihi, diklaim sebagai tambang emas terbesar dan terbaru di Arab Saudi yang dimiliki dan dikelola oleh Saudi Arabian Mining Co. (Maaden). Peresmian tambang emas ini akan digelar pada hari Senin (25/4) ini.

Proyek infrastruktur lainnya di daerah tersebut meliputi pembangunan pipa sepanjang 450 km untuk mengangkut air limbah yang diproses dari Taif ke Al-Duwaihi, dan pembangunan jalan sepanjang 117 km yang menghubungkan Al-Duwaihi dengan jalan raya Riyadh-Taif.

Investasi Maaden di tambang dan proyek infrastruktur terkait melebihi SR1,5 miliar (atau setara dengan $ 400 juta atau 5,32 triliun rupiah), demikian ArabNews melaporkannya yang dikutip MINA.

Ma’aden Gold dan Base Metals Company (MGBM), anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Ma’aden, melakukan pengembangan dan pengoperasian perusahaan emas dan logam dasar.

Terlepas dari tambang baru, MGBM mengoperasikan enam tambang emas di Arab Saudi dan melaksanakan program pengembangan eksplorasi logam mulia dan berharga yang luas di kerajaan tersebut.

Proyek-proyek tersebut diharapkan akan menciptakan 150 peluang kerja langsung bagi pemuda Saudi, sebanyak 70 persen di antaranya berasal dari desa-desa terdekat. Sejumlah 200 pekerjaan secara tidak langsung melalui kontraktor yang memenuhi kebutuhan operasional tambang.

Lebih dari 30 pemuda dari daerah tetangga telah menyelesaikan pelatihan di Institut Pertambangan Saudi di Arar, yang didirikan oleh Maaden bekerjasama dengan Technical and Vocational Training Corp., dan telah bergabung dengan pekerjaan di Al-Duwaihi.

Sebanyak 57 orang muda Saudi lainnya telah bergabung dengan Saudi Institute of Mining di Arar guna mengikuti kursus tiga tahun untuk melakukan operasi tambang di masa depan di wilayah tersebut.  (sumber)

Home | UD Paju Marbun | Sultan Group | IMECH | BeritaDekhoCom | TobaPosCom | KBAA

Kamis, 12 Oktober 2017

Selain Ilmu Falak dan Antariksa, Santri Pesantren Kini Juga Jago Robotika











ilustrasi
PHA3M --  Pondok Pesantren tidak hanya belajar soal ilmu agama, tetapi juga diisi dengan ilmu pengetahuan lainnya yang bermanfaat, seperti membuat robot/robotik.

Pelajaran robotik tersebut merupakan salah satu pembelajaran yang ada di Pondok Pesantren (Ponpes) Mambaus Sholihin, di Desa Sumber, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar.

Empat santri ponpes telah berhasil membuat Robot Soccer, yang mampu mengiring bola layaknya pemain bola dan menendang bola untuk memasukan ke gawang.

Empat santri Ponpes Mambaul Sholikin mahir membuat robot, bahkan pernah menjadi juara lomba robot tingkat internasional. Keempat santri ini yakni, Noval Hanif, Muhammad Gymnastiar, Farhan Habibi, Bahrul Bahria santri kelas 9 ini mampu membuat robot line follower (mengikuti garis) robot soccer (robot dapat bermain bola) bahkan robot drone (robot terbang).

Untuk robot line follower yang diciptakan, mampu meraih juara pertama dalam Internasional Robotic Training Competition (IRTC) di Islamic Center, Johor Bahru Malaysia pada Januari lalu.

"Saat itu menjadi juara pertama, meski dengan persiapan yang mepet, yakni hanya satu hari menjelang lomba," ungkap Muhammad Gymnastiar, Santri Mambaus Sholikin, Minggu (17/9/2017).

Saat itu, remaja asal Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar inI menjadi satu-satunya santri yang mengikuti lomba dan mewakili Indonesia.

Untuk lomba pada  6 sampai 10 November mendatang di Tokyo Jepang, ia akan berangkat bersama tiga temanya di pondok untuk mengikuti lomba Internasional Islamic School Robotic Olypiade (ISRO) di Tokyo Jepang.

Ada dua kategori robot yang akan dilombakan di Tokyo mendatang, yakni line follower dan robor drone.

"Saat ini sedanf fokus untuk mempelajari dan mempersiapkan robot untuk dapat berlomba dengan baik dan mampu bersaing dengan robot-robot dari negara lain," ungkapnya.

Untuk persiapan lomba ini, para santri mengikuti karantina yang dijadwalkan oleh pihak pondok pesantren. Mereka juga wajib mengikuti pelatihan program yang dijadwalkan.

"Ada 12 kali pertemuan untuk pembinaan sebagai persiapan berangkat ke Jepang," ungkap Muklisin, Pengasuh Ponpes Mambaul Sholikin.

Muklisin berharap, para santrinya yang menjadi wakil Indonesia diperlombaan robot internasional ini dapat menyabet juara seperti Januari lalu. "Semoga dapat membanggakan Indonesia dalan perlombaan nanti," tegasnya.

Ia juga mengharapkan dukungan dari berbagai pihak untuk mensukseskan kegiatan santrinya yang menjadi wakil Indonesia di  ISRO 2017, di Tokyo Jepang. (sumber)

Home | UD Paju Marbun | Sultan Group | IMECH | BeritaDekhoCom | TobaPosCom | KBAA

Selasa, 03 Oktober 2017

Naik Haji Papua-Jeddah Cuma 1/2 Jam: Konsep Pesawat Massal dan Roket













PHA3M -- Sebentar lagi naik haji pakai roket sudah bisa dilakukan dan hanya menempuh perjalanan 1/2 jam. Berikut beberapa konsep transportasi massal dan cepat di masa mendatang

Pendiri dan CEO Elon Musk mempresentasikan rencananya untuk membawa umat manusia ke Mars dalam lima tahun mendatang. Rencana itu ia ungkapkan dalam perhelatan International Astronautical Congress di Adelaide, Australia.

Musk diketahui mempersiapkan pesawat ruang angkasa bernama FBR yang akan mengangkut sekira 100 orang ke ruang angkasa. Namun di akhir presentasinya, pria berjuluk Ironman ini memiliki ide lain.


Musk mengatakan bahwa dengan pesawat ruang angkasa FBR ia akan menggunakannya untuk terbang berkeliling dunia kurang dari satu jam.

Ia menjelaskan bahwa penerbangan jarak jauh seperti Los Angeles ke New York dalam 25 menit, Melbourne ke Singapura atau New York ke London dalam 29 menit atau Paris dalam 30 menit, Sydney ke Cape Town di 35 menit atau sampai ke Zurich dalam 50 menit.

"Jika kita membuat benda ini untuk pergi ke Bulan dan Mars, mengapa tidak pergi ke tempat lain di bumi juga," kata Musk dikutip dari Business Insider, Jumat (29/9/2017).

Sayangnya ia masih belum memberikan perkiraan biaya yang harus dikeluarkan oleh calon penumpang. Hanya saja ia menjamin perjalanan menuju atmosfer Bumi akan terasa lancar tanpa adanya turbulensi.

"Begitu Anda keluar dari atmosfir, itu akan mulus seperti sutra, tidak ada turbulensi, tidak ada apa-apa," imbuh dia dihadapan para peserta yang hadir dalam ajang tersebut.  (sumber)

Home | UD Paju Marbun | Sultan Group | IMECH | BeritaDekhoCom | TobaPosCom | KBAA

Minggu, 01 Oktober 2017

Fiqih Lintas Planet: Cara Shalat dari Mars dan Planet Lain Sudah Dibahas dari Zaman Dahulu













PHA3M --  "Seandainya saya di Planet Mars, bagaimana tata cara shalatnya?"

Zaid bin Tsabit pernah ditanya tentang suatu masalah, ia balik bertanya, “Apa yang ditanyakan itu sudah pernah terjadi?” Jawab yang bertanya, “Tidak.” Zaid menjawab,

دَعُÙˆْÙ‡ُ Ø­َتَّÙ‰ ÙŠَÙƒُÙˆْÙ†

“Tinggalkan bertanya seperti itu sampai hal itu terjadi.”(Jami’ Al-‘Ulum wa Al-Hikam, 1: 245)

Ada diskusi di masa silam yang seharusnya bisa dijadikan ibrah. Ada seorang ulama yang bernama Syabatun, nama aslinya Ziyad bin ‘Abdurrahman, seorang fakih dan menjadi mufti Andalus. ‘Abdul Malik bin Habib berkata, “Kami berada di sisi Ziyad (Syabatun). Kala itu ada surat dari sebagian raja. Surat tersebut berisi tulisan dan memiliki cap. Syabatun berkata pada kami bahwa isi surat bertanya tentang dua piringan neraca timbangan (pada hari kiamat), apakah terbuat dari emas ataukah perak. Syabatun lantas menulis hadits,

Ù…ِÙ†ْ Ø­ُسْÙ†ِ Ø¥ِسْلاَÙ…ِ الْÙ…َرْØ¡ِ تَرْÙƒُÙ‡ُ Ù…َا لاَ ÙŠَعْÙ†ِيهِ

“Di antara kebaikan islam seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak bermanfaat.” (HR. Tirmidzi no. 2317, Ibnu Majah no. 3976. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih). (Siyar A’lam An-Nubala, 9: 312)


📚 Jadi, kalau ada yang bertanya, “Bagaimana cara shalat di planet lain?” Jawabnya, suruh dia benar berada di planet. Kalau benar sudah berada di sana, kirim SMS pada kami, baru kami akan beritahu jawabannya.

Artinya, fatwa shalat di planet lain baru bisa dibahas apabila misi ke Mars atau planet lain sudah terwujud. Shalat dari antariksa sudah pernah dilakukan oleh astronot Malaysia.

Baca selengkapnya di sini (*)

Home | UD Paju Marbun | Sultan Group | IMECH | BeritaDekhoCom | TobaPosCom | KBAA

Senin, 18 September 2017

Pemulangan Haji: Ratusan Pasien Masih Dirawat di Mekkah

PHA3M --  Pemulangan jemaah haji dari Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah menuju Tanah Air sudah memasuki hari ke-12. Sementara jemaah haji yang dibawa dari Mekah menuju Madinah sudah berlangsung enam hari dan akan terus berlangsung hingga 26 September 2017 mendatang.

Jemaah haji Indonesia di Mekah terus berkurang. Namun jumlah jemaah haji yang masih menjalani perawatan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Daker Mekah masih terbilang banyak.

Penanggung Jawab Medis KKHI Mekah dr. Nirwan mengatakan, sampai saat ini masih ada 250 jemaah haji Indonesia yang dirawat di KKHI Mekah. Angka ini jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan tahun lalu.

“Data tahun lalu pada hari yang sama hanya ada 50 pasien, sedangkan tahun ini jumlahnya hampir mendekati 1 kloter,” ujar Nirwan di Mekah, Senin, 18 September 2017.

Menurut Nirwan, peningkatan jumlah pasien yang masih dirawat ini tidak terlepas dari penambahan kuota jemaah  haji Indonesia tahun ini yang mencapai 52 ribu. Sejak empat tahun terakhir, kuota Indonesia hanya 168.800, sementara tahun ini mencapai 221.000.

Berdasarkan data KKHI, lanjut Nirwan, sebanyak 63 persen jemaah yang dirawat memiliki riwayat penyakit (risti) sehingga membutuhkan perhatian khusus.

“Namun, kami selalu berupaya untuk kesembuhan jemaah sehingga dapat dipulangkan bersama kloternya ke Tanah Air atau gabung dengan kloternya di Madinah. Jika tidak memungkinkan akan digabungkan bersama kloter lain atau ditanazulkan,” kata Nirwan.

Nirwan menjelaskan, tanazul menjdi salah satu cara yang digunakan oleh KKHI, jika kondisi pasien lebih baik untuk dipulangkan. Jemaah bisa dipulangkan jika sudah dilakukan pengecekan medis dan sudah memenuhi kriteria penerbangan.

Data pasien dirawat di KKHI sampai 15 September 2017 pukul 17.00 WAS, sebanyak 53 pasien pria dirawat plus isolasi, 42 pasien wanita plus isolasi, 27 pasien ICU plus intermediet, 15 pasien IGD, 13 pasien psikiatri atau gangguan kejiwaan. Sedangkan jemaah haji yang dirujuk atau dibawa ke Rumah Sakit Arab Saudi sebanyak 148 jemaah. (sumber)

Home | UD Paju Marbun | Sultan Group | IMECH | BeritaDekhoCom | TobaPosCom | KBAA

Selasa, 12 September 2017

Innalillahi.. Seorang Jamaah Haji Jateng Meninggal Dunia di Pesawat

ilustrasi
PHA3M -- Satu anggota jamaah haji asal Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, yang tergabung dalam Kloter 17 Debarkasi Solo meninggal dunia di pesawat terbang saat perjalanan pulang ke Tanah Air.

Kepala Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Solo Afief Mundzir di Asrama Haji Donohudan Boyolali, Selasa, mengatakan jenazah anggota jamaah haji kloter 17 yang meninggal tersebut, yakni Moch Roni Kerto Wasito (61), warga Jalan Gunung Sindoro No. 19 RT02/RW18 Purwodadi, Grobogan.

Ia mengatakan haji tersebut dilaporkan meninggal dunia di pesawat terbang, Senin (11/9), sekitar 20.15 WIB karena serangan jantung.

"Jenazah anggota haji setibanya di Bandara Adi Soemarmo Boyolali, Selasa, sekitar pukul 03.07 WIB, langsung dinaikkan mobil ambulans menuju Asrama Haji Donohudan," katanya.

Setelah dilakukan serah terima jenazah dari PPIH Debarkasi Solo kepada petugas daerah, kemudian dipulangkan ke rumah duka dengan mobil ambulans.

Dia menjelaskan dengan bertambahnya satu haji yang meninggal di pesawat tersebut, total anggota jamaah haji Debaraksi Solo yang meninggal dunia menjadi 65 orang. Jumlah itu meliputi, mereka yang meninggal di pesawat dua orang, di Tanah Suci (62), dan di asrama haji saat keberangkatan (1).

PPIH Debarkasi Solo pada Selasa, dijadwalkan memulangkan dua kloter, yakni 17 asal Grobogan dan 18 asal Kota Semarang. Rombongan haji kloter 17 berjumlah 352 orang sudah dipulangkan ke daerahnya sekitar pukul 04.00 WIB.

"Kami masih menunggu kedatangan rombongan haji kloter 18 yang dijadwalkan tiba di Bandara Adi Soemarmo Boyolali, sekitar pukul 06.10 WIB ini," katanya.

Hingga pemulangan rombongan haji kloter 17 asal Grobogan tersebut, jumlah anggota jamaah haji yang sudah dipulangkan ke daerahnya oleh PPIH Debarkasi Solo tercatat 6.056 orang dari total yang diberangkatkan 33.892 orang.  (sumber)

Home | UD Paju Marbun | Sultan Group | IMECH | BeritaDekhoCom | TobaPosCom | KBAA

Jumat, 25 Agustus 2017

Wukuf: Bagaimana Nasib Jemaah yang Mengalami Gangguan Jiwa?

PHA3M --  Setidaknya sudah ada 22 jemaah haji yang mengalami gangguan psikis atau kejiwaan sejak kedatangan kloter pertama 28 Juli 2017. Hingga kini, mereka masih menjalani rawat inap psikiatri di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Mekah.

"Mereka masuk dalam kategori kode biru yang akan dibadalhajikan," kata Penanggungjawab Safari Wukuf KKHI, dr Andi Poernama Timoer, Kamis 24 Agustus 2017.

Menurut Andi, jemaah yang mengalami gangguan kejiwaan memang secara otomatis akan dibadalkan hajinya karena wajib hajinya sudah gugur karena tidak berakal sehat.

Dijelaskan Andi, jumlah jemaah dalam kategori lain yang akan dibadalhajikan masih terus didata. Namun dapat dipastikan mereka yang tergolong dalam kriteria sakit berat akan dibadalhajikan.

Sementara jemaah yang masuk dalam kategori sakit sedang akan diikutkan dalam program safari wukuf. Jemaah sakit sedang adalah jemaah dengan kode kuning. Lalu jemaah dengan kode hijau atau masuk dalam kategori sakit ringan akan dikembalikan ke kloter dan menjadi tanggung jawab kloter untuk mendampingi jemaah yang bersangkutan saat wukuf di arafah.

Kata Andi, pendataan ulang oleh bagian kegawatdaruratan untuk jemaah yang diikutkan dalam safari wukuf akan dilakukan pada 29 Agustus 2017. Kemudian, siapa saja jemaah yang akan ikut program ini akan ditetapkan oleh Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI).

"KKHI akan menetapkan pada 30 dan 31 Agustus sampai detik-detik akhir last minutes sebelum berangkat. Karena bisa saja yang tadi sakit sudah sehat, dan ada juga yang bertambah parah," katanya.

Sementara visitasi akhir di RSAS Mekah untuk memastikan jemaah yang akan diikutkan dalam safari wukuf dilakukan satu hari sebelum pelaksanaan Arafah. Ini juga akan menentukan pada menit akhir mana saja jemaah yang harus dibadalhajikan.

Menurut Andi, data yang selalu berubah menjadi pertimbangan utama kenapa kepastikan jemaah yang harus ikut safari wukuf atau badal haji belum bisa ditetapkan.

"Jumlahnya selalu berubah. Angka kematian meningkat, tapi tidak bisa disamakan dengan tahun lalu. Karena sekarang jumlah jemaah 221 ribu. Apalagi menghabiskan jemaah dengan usia diatas 70 tahun," katanya.

Andi menegaskan, meski jemaah lansia menjadi perhatian khusus, tapi tidak semua jemaah lansia ini harus ikut safari wukuf. Karena itu, petugas kloter diminta untuk selalu memantau kesehatan jemaah lansia. Ini agar saat wukuf, jemaah lansia tetap siap. (sumber)

Home | UD Paju Marbun | Sultan Group | IMECH | BeritaDekhoCom | TobaPosCom | KBAA

Senin, 21 Agustus 2017

Jember akan Jadi Embarkasi Haji Antara

PHA3M --  Kementerian Perhubungan akan mengembangkan Bandara Notohadinegoro Jember, Jawa Timur, hingga 2019 salah satunya untuk mempersiapkan bandara tersebut menjadi embarkasi haji antara.

Usai menggelar rapat bersama Bupati Jember Faida dan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Agus Santoso di Bandara Notohadinegoro, Menteri Budi Karya mengatakan bahwa pengembangan bandara yang nantinya bisa menambah kapasitas penumpang akan memudahkan jemaah calon haji dan umrah menuju Tanah Suci.

"Kita juga memudahkan saudara-saudara kita di Jember dan sekitarnya yang informasinya ada 17 kloter itu untuk jadi bandara embarkasi antara," kata Menteri Budi Karya di Bandara Notohadinegoro Jember, Minggu.

Ia menjelaskan setelah selesai dikembangkan melalui penambahan panjang landas pacu dan perluasan terminal pada tahun 2019, jemaah calon haji bisa diberangkatkan dari Jember kemudian penerbangan dilanjutkan dengan pesawat yang lebih besar melalui Surabaya.

Saat ini, hanya Bandara Internasional Juanda di Surabaya yang ditetapkan sebagai bandara embarkasi haji di Jawa Timur.

Dengan rencana perpanjangan "runway" dari 1.645 meter menjadi hingga 2.500 meter setelah 2019, setidaknya pesawat jenis Air Bus 320 yang dimiliki semua penerbangan nasional bisa mendarat. Sebelumnya, Bandara Notohadinegoro hanya dilayani Garuda Indonesia jenis pesawat ATR 72 tujuan Surabaya-Jember.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Jember Faida mengapresiasi Kementerian Perhubungan yang menindaklanjuti keinginan Presiden Joko Widodo untuk menjadikan Bandara Notohadinegoro Jember sebagai bandara embarkasi haji.

Menurut dia, selain untuk memudahkan masyarakat Jember menuju Tanah Suci, pengembangan bandara ini juga akan meningkatkan pariwisata Jember yang memiliki banyak wisata religi.

"Begitu banyak yang ingin umrah dan haji. Sekarang kondisinya di lima kabupaten sudah 17 kloter, sedangkan syarat minimal embarkasi 14 kloter. Kita sudah lebih dari syarat minimal tersebut," kata Faida.

Untuk mendukung penetapan embarkasi haji antara, pemerintah daerah juga akan membangun asrama haji dengan dana yang telah disiapkan sekitar Rp200 miliar melalui APBD. (sumber)

Home | UD Paju Marbun | Sultan Group | IMECH | BeritaDekhoCom | TobaPosCom | KBAA

Jumat, 18 Agustus 2017

Ketika Jemaah Haji Merayakan HUT #RI72 #HUTRI72

PHA3M --  Peringatan hari kemerdekaan di negeri orang memang tidak semeriah di negeri sendiri. Ada regulasi Arab Saudi yang harus dipatuhi terutama dalam hal pengibaran bendera negara asing.

Warga Negara Indonesia (WNI) tidak bisa seenaknya melakukan upacara bendera di ruang terbuka atau mengibarkan bendera di ruang publik. Namun begitu berbagai upaya dilakukan untuk turut berbahagia pada hari bersejarah bagi bangsa Indonesia.

Para petugas dan jemaah haji melakukan beberapa kegiatan kecil untuk memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Ke-72 Republik Indonesia. Bahkan beberapa jemaah haji menggelar apel peringatan HUT RI di hotel.

Seperti yang dilakukan oleh jemaah haji asal Purbalingga embarkasi Solo kloter SOC-2. Situs resmi Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag RI melaporkan, apel kemerdekaan jemaah haji SOC-2 dilaksanakan layaknya upacara bendera di Indonesia mulai pukul 06.30 waktu Arab Saudi, Kamis (17/08/2017), di halaman Hotel Husaifan.

Ketua kloter SOC-2 bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sedangkan Komandan Upacara dilaksanakan oleh Purn Suko, MC Laely Muthohir, dirigen oleh Ady, dan doa dipimpin oleh Kholidin. Dengan mengenakan seragam batik nasional, para jemaah dengan khidmat mengikuti upacara dalam nuansa kesederhanaan.

Subeno mengungkapkan alasannya dan para jemaah haji melaksanakan apel peringatan HUT RI ke-72 ini. “Ini merupakan kebanggaan yang luar biasa karena bisa melaksanakan peringatan ulang tahun kemerdekaan di Tanah Suci. Kami turut mendoakan kemajuan bagi bangsa dan negara Indonesia,” ucapnya.



Selain melaksanakan apel peringatan kemerdekaan, SOC-2 juga melakukan pengibaran bendera dan menyanyikan lagu Indonesia Raya di sekitar Jabal Rahmah.

Jemaah asal Purbalingga yang tergabung dalam SOC-43 juga melakukan hal sejenis di Madinah. Mereka membentangkan spanduk ucapan Dirgahayu Republik Indonesia Ke-72 di halaman Masjid Nabawi. (sumber)

Home | UD Paju Marbun | Sultan Group | IMECH | BeritaDekhoCom | TobaPosCom | KBAA

Sabtu, 12 Agustus 2017

Foto: Ketua MUI Taput, Syamsul Pandiangan Bersama Presiden @Jokowi











PHA3M --  Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tapanuli Utara, Syamsul Pandiangan berpose dengan Presiden @Jokowi usai sebuah pertemuan baru-baru ini, diambil dari akun Facebook, Ummi Masda Pandiangan.

Syamsul Pandingan ikut dalam rombongan pengurus Jamiyah Batak Muslim Indonesia (JBMI) di Istana Negara. (baca)

Kemenakan Buya Ali Akbar Marbun, Ketua Dewan Ulama JBMI, ini merupakan lulusan sekolah terkenal se-Tapanuli Utara, PGA Peanornor, sebelum ke perguruan tinggi, yang sekarang telah dikonversi menjadi madrasah aliyah.

Dia merupakan salah satu Putra Op. Sardina Doli/Boru yang merupakan kakanda dari Buya Ali Akbar Marbun dan almarhum Jureman Marbun (baca). (*)

Baca: Belajar Sejarah Islam Pakkat dengan Guru Kami Op. Sardina Pandiangan



Home | UD Paju Marbun | Sultan Group | IMECH | BeritaDekhoCom | TobaPosCom | KBAA

Rabu, 19 Juli 2017

KASAL Lepas Keberangkatan Haji TNI-AL










PHA3M -- Kepala Staf TNI-AL Laksamana TNI Ade Supandi beserta Ketua Umum Jalasenastri Endah Ade Supandi melepas calon haji tahun ini terdiri dari 159 prajurit TNI AL dan keluarganya di Gedung Auditorium, Denma Mabesal, Cilangkap, Jakarta, Selasa.

Dalam amanatnya, Kasal Laksamana TNI Ade Supandi mengatakan bahwa menunaikan ibadah haji ke tanah suci merupakan ibadah yang mulia dalam Islam sebagai rukun yang kelima yang diwajibkan oleh Allah Swt kepada setiap muslim dan muslimat yang memiliki kemampuan.

"Oleh karena itu, kepada seluruh calon haji TNI Angkatan Laut beserta keluarga, yang telah memenuhi persyaratan serta memperoleh kesempatan menunaikan ibadah haji pada tahun ini patut bersyukur kepada Allah Subhanahu Wa Taalla," kata Kasal.

Dengan diberangkatkannya calon jamaah haji ini, dirinya berharap hendaknya para calon jamaah haji dapat melaksanakan ibadah dengan penuh kekhusyukan disertai ketaatan dalam menjalankan syarat dan rukun haji serta menjauhi segala perbuatan yang dapat menurunkan nilai, bahkan dapat membatalkan ibadah haji.

Dalam kesempatan itu, Laksamana TNI Ade Supandi menekankan kepada seluruh calon jamaah haji TNI Angkatan Laut, agar memantapkan niat dalam hati untuk melaksanakan ibadah haji; menjaga kesehatan selama melaksanakan ibadah; mempertahanan sikap disiplin; para calon haji selalu mengedepankan sikap sabar, tabah dan tawakal; serta selalu memelihara rasa persaudaraan di antara para jamaah calon haji.

Seusai dilepas, rencananya jamaah calon haji akan bertolak ke tanah suci pada tanggal 19 Agustus 2017 mendatang. Turut hadir dalam kesempatan tersebut antara lain para Pejabat Utama Mabesal, para Pemimpin Kotama TNI AL wilayah Barat, para Kepala Dinas di jajaran Mabesal, serta pejabat terkait lainnya. (sumber)

Home | UD Paju Marbun | Sultan Group | IMECH | BeritaDekhoCom | TobaPosCom | KBAA

Featured News

PHA3M Home | UD Paju Marbun | Sultan Group | IMECH | BeritaDekhoCom | TobaPosCom | © 2014 - Designed by Templateism.com, Distributed By Templatelib